Trail run merupakan salah satu jenis olahraga lari yang di mana medannya merupakan alam terbuka dan biasanya dilakukan di pegunungan ataupun perbukitan. Trail run kini menjadi salah satu olahraga lari yang cukup digemari dan peminatnya selalu bertambah. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya event trail run di berbagai daerah di Indonesia.

Trail run bisa dibilang menjadi alternatif lari yang biasanya hanya dilakukan di jalanan perkotaan atau stadion olahraga. Berlari di alam bebas tentu menyajikan sensasi yang berbeda seperti pemandangan alam yang indah dan udara yang segar.

Apabila Brosist tertarik mencoba trail run, berikut ini adalah lima tips yang bisa Brosist lakukan. Apa saja? Simak sampai selesai, ya!

1. Tentukan lokasi trail run yang hendak kalian tuju

Langkah pertama yang harus Brosist lakukan adalah menentukan lokasi mana yang akan Brosist pilih untuk trail run. Karena hal itu akan berkaitan dengan persiapan fisik, perbekalan hingga peralatan yang harus Brosist bawa.

Kalo Brosist seorang pemula di sarankan untuk memilih lokasi gunung atau bukit yang tidak terlalu tinggi dan jarak perjalanan tidak terlalu jauh. Hal itu dilakukan agar kalian tidak kaget dan bisa beradaptasi dengan trail run. Pastikan juga lokasi yang Brosist tuju merupakan lokasi yang aman dan ada izin diperbolehkan melakukan trail run di sana.

2. Siapkan peralatan trail run yang memadai

Berikutnya adalah Brosist perlu menyiapkan perlengakapan yang dibutuhkan secara memadai. Gunakan sepatu khusus trail run, karena sepatu ini biasanya memiliki grip yang lebih baik ketika berada di medan tanah dan bebatuan dibandingkan sepatu lari biasa.

Usahakan kenakan pakaian yang ringan dan cepat kering agar tidak membuat berat saat berlari. Brosist juga bisa menggunakan perlengkapan tambahan seperti manset, topi, kacamata atau kompas.

3. Bawa perbekalan yang cukup

Karena trail run membutuhkan kinerja fisik yang tinggi maka perlu asupan energi yang cukup agar Brosist tidak lemas atau bahkan pingsan. Usahakan bawa makanan dan minuman secukupnya jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit, sesuaikan dengan jarak yang bakal Brosist tempuh.

Brosist cukup membawa snack, atau suplemen energi dan air minum dengan elektrolit tinggi agar cairan tubuhmu cepat tergantikan. Atur dengan baik kapan kalian harus makan kapan harus minum dan jangan habiskan makanan dan minuman di awal perjalanan.

4. Lakukan pemanasan sebelum trail run

Satu langkah penting yang perlu Brosist lakukan sebelum trail run adalah melakukan pemanasan. Karena medan yang Brosist lalui didominasi oleh jalanan menanjak maka kinerja otot kaki akan lebih besar daripada lari pada biasanya.

Brosist bisa melakukan pemanasan di pintu masuk atau basecamp awal pendakian selama 10-15 agar otot-otot kalian bisa merenggang dengan baik dan Brosist terhindar dari cedera ataupun kram. Selain pemanasan, pendinginan juga sebaiknya Brosist lakukan pasca berlari agar kaki Brosist tidak pegar-pegal.

5. Perhatikan teknik berlari yang benar

Terakhir adalah perhatikan teknik berlari Brosist. Jangan tergesa-gesa dan terobsesi untuk cepat sampai di puncak atau lokasi yang Brosist hendak tuju. Lakukan langkah kecil-kecil namun konsisten, hal itu sangat membantu mengatur ritme detak jantung agar tidak mudah terengah-engah.

Selain itu, Brosist juga bisa mengayunkan kedua tangan kalian agar menambah kesimbangan saat berlari dan menjaga tatapan mata untuk selalu fokus ke depan. Jangan memaksa untuk terus berlari ketika Brosist sudah merasa sangat capek, ketahuilah porsi fisik Brosist agar hal-hal buruk tidak terjadi.

Itulah tips trail run bagi pemula yang bisa Brosist terapkan. Usahakan jangan melakukan trail run secara mandiri ketika kalian seorang pemula, pastikan kalian di dampingi teman atau instruktur yang berpengalaman. Selamat mencoba!

Untuk update berita berita terbaru dan tips&trick, dan gear – gear olahraga Brosist bisa langsung berkunjung ke website resmi di ncrsport.com ada banyak pilihan koleksi gear dan juga penawaran yang menarik.