LAHIRNYA REEBOK
Pada sekitar tahun 1970 dan 1980 an, Reebok bisa dibilang menjadi salah satu apparel olahraga terbaik yang ada di dunia. Reebok merupakan salah satu brand apparel olahraga tertua di dunia. Reebok merupakan anak perusahaan dari J.W Foster and Sons yang sudah ada sekitar tahun 1985.

Sebelumnya, perusahaan milik J.W Foster dan Sons didirikan oleh Joseph WIlliams Foster pada umur 14 tahun di Inggris. Setelah semakin berkembang, cucu dari Joseph Williams Foster yaitu Joe dan Jeff Foster memiliki ide untuk membuka cabang baru mereka dengan nama yang berbeda. Kemudian munculah nama Reebok yang diadaptasi dari bahasa Afrika “RHEBOK” yang berarti kijang Afrika.

Setelah mendirikan Reebok, Joe dan Jeff mulai membagi tugas untuk mengembangkan perusahaannya. Jeff yang bertugas mengurusi produksi, sedangkan Joe sebagai marketing. Joe sendiri berkeliling ke seluruh Inggris dan Eropa. Sampai pada tahun 1965, Joe mendapat kesempatan untuk turut serta dalam pameran yang akan diadakan di Amerika Serikat.

BERSAING DENGAN NIKE
Reebok dan Nike ternyata memiliki persaingan yang ketat pada era tahun 70an dan 80an. Pada saat itu Nike lebih mengarah ke penjualan apparel olahraga untuk pria, dan membuat Reebok harus menemukan ide lain. Akhirnya, Joe merumuskan strategi untuk memasarkan Reebok di konsumen wanita. Cara ini dinilai berhasil untuk Reebok menguasai pasar Eropa maupun Amerika Serikat. Bahkan Nike harus mengontrak atlet untuk bersaing dengan Reebok kala itu.

Akhirnya pada tahun 1987, Nike Mengontrak Michael Jordan. Saat itu  Jordan masih belum menjadi bintang NBA, sampai saat Nike mengontraknya Jordan menjadi populer dan berhasil meraih gelar juara pada tahun 1991. Sampai meraih gelar pemain terbaik NBA sepanjang sejarah.

Melihat situasi tersebut Reebok tidak tinggal diam, akhirnya pada tahun 1996 mereka mengontrak rookie NBA Allan Iverson sebagai brand ambassador. Sampai pada tahun 2000, Iverson berhasil mempromosikan Reebok baik dalam maupun luar lapangan. Seiring berjalannya waktu, Iverson berhasil menjadi superstar NBA, dan sepatunya yang dikenal sebagai “answer” laku keras dalam waktu yang singkat. Pengaruh positif tersebut membawa Reebok kembali ke garis terdepan untuk apparel sepatu basket pada tahun 2001. Reebok telah membuat komitmen yang sangat besar dengan Iverson, sampai berani menjamin Iverson untuk bekerjasama hingga karirnya di NBA berakhir.

REEBOK DIAKUISISI OLEH ADIDAS
Pada tahun 2006, Reebok dibeli oleh Adidas Salomon sebesar $ 3.780.000.000. Alasan kuatnya adalah karena pertarungan antara Reebok dan Adidas yang terus menerus membuat keduanya berada di tempat kedua dibelakang perusahaan apparel olahraga terbesar yaitu Nike. Mereka beranggapan dengan bergabungnya kedua belah pihak dapat menggulingkan Nike dan menjadi produsen sepatu nomor satu di dunia. 

Bersama Adidas, Reebok mempunyai banyak sekali perubahan. Puncaknya pada tahun 2011, Reebok bekerja sama dengan CrossFit dan meluncurkan logo baru. Sekarang Reebok masih menjadi 5 besar brand olahraga paling bernilai di dunia, meskipun masih di bawah Nike dan Adidas. 

Itulah fakta menarik tentang apparel Reebok yang bisa mimin rangkum untuk brosist. Meskipun pada akhirnya Reebok masih berada di bawah bayang-bayang Adidas dan Nike, tetapi Reebok masih menjadi alternatif apparel olahraga yang berkualitas loh brosist.


Lengkapi kebutuhan olahraga brosist dengan apparel dari Reebok yang ada di ncrsport.com, dengan klik text ini untuk mendapatkannya yaaa.***